Bahaya Merokok bagi Kesehatan
Halo Sobat Dunia Kampus! Pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai gaya hidup seorang perokok dan dampaknya bagi kesehatan diri sendiri dan orang sekitar. Semoga bermanfaat, ya!
Merokok? Kata ini pasti sudah tidak asing di telinga kita. Merokok sudah menjadi gaya hidup anak muda di zaman sekarang ini. Bahkan, banyak orang menganggap jika seorang pria tidak merokok, maka ia tidak keren dan ketinggalan jaman. Alhasil, banyak anak muda merokok supaya dianggap keren oleh lingkungan sekitarnya. Tidak jarang juga, orang merokok karena penasaran dengan rasanya dan beralasan sedang mencari jati dirinya. Di zaman sekarang, membeli rokok adalah hal yang mudah. Karena dapat dibeli di warung-warung sekitar dan minimarket terdekat.
Rokok mungkin memiliki kenikmatan tersendiri bagi yang merokok, namun banyak orang disekitar yang merasa dirugikan jika berada didekat seorang perokok. Karena asapnya yang mengganggu indra penciuman dan dapat merusak organ tubuh sekalipun kita tidak merokok.
Merokok dapat menimbulkan berbagai penyakit, diantaranya:
1. Kanker
Menurut Centerfor Disease Control and Prevention, sebanyak 90% kematian disebabkan oleh kanker paru-paru akibat rokok. Bukan hanya kanker paru-paru, merokok juga dapat menyebabkan kanker mulut, laring, tenggorokan, ginjal, hati, pankreas, dll. Hal ini terjadi akibat asap rokok yang terhirup masuk ke dalam tubuh dan merusak sel-sel secara perlahan. Inilah kenapa seorang perokok pasif juga merasa sangat dirugikan. Karena, yang menghirup asap akan lebih terancam dibanding yang merokok.
2. Diabetes
Seorang perokok aktif berisiko terkena diabetes 30-40% lebih tinggi dibanding orang yang tidak merokok. Hal ini dikarenakan nikotin yang terkandung dalam rokok membuat kadar gula dalam tubuh menjadi terlalu tinggi atau terlalu rendah. Selain itu, nikotin membuat sel tidak bisa merespon insulin dan tidak bisa mengontrol kadar gula.
3. Sistem Imun Lemah
Asap rokok mengandung tar dan zat kimia yang dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh (penyakit autoimun) sehingga rentan terkena berbagai penyakit karena tidak bisa bekerja maksimal melawan infeksi yang masuk.
4. Penyakit Mata
Menurut National Eye Institute, seorang perokok dengan usia diatas 65 tahun memiliki risiko 2x lipat terkena degenerasi makula. Degenerasi makula adalah kondisi disaat makula atau titik kecil dekat pusat retina mengalami kerusakan dan membuat penglihatan menjadi terganggu.
5. Penyakit Gigi dan Mulut
Seorang perokok berisiko 2x lipat terkena penyakit gusi (periodontitis), kondisi dimana infeksi gusi yang dapat menghancurkan tulang penopang gigi. Selain itu, merokok juga menyebabkan warna gigi menjadi kuning atau coklat di bagian gigi depan karena merupakan bagian dimana rokok menempel saat dihisap.
6. Penyakit Kardiovaskular
Kardiovaskular adalah kondisi dimana tekanan darah melemahkan dinding pembuluh darah dan meningkatnya risiko pembekuan darah. Hal ini dapat meningkatkan risiko stroke dan jantung koroner kepada seorang perokok.
7. Masalah Sistem Pernapasan
Emfisema : kondisi ketika kantung udara di paru-paru perlahan hancur dan membuat nafas menjadi pendek.
Bronkitis kronis : kondisi ketika saluran udara memproduksi lendir terlalu banyak.
Nah, ternyata merokok bukan hanya menimbulkan bahaya bagi si perokok aktif, tetapi juga bagi si perokok pasif (orang sekitar). Yuk, lebih bijak lagi dalam memilih tempat untuk merokok. Perhatikan lingkungan sekitar, apakah di tempat tersebut diperbolehkan merokok? Selain itu, jika ingin merokok di tempat umum berilah jarak sekitar 1m terhadap orang lain. Perhatikan juga, apakah ada wanita hamil atau anak-anak di sekitar.
Inget lho, merokok dapat membunuhmu dan orang lain. Yuk, lebih bijak lagi jika ingin merokok di tempat umum!
jangan ngerokok guys
BalasHapusartikel yang bagus mengenai bahaya merokok, semoga menjadi bahan pertimbangan untuk para perokok agar berhenti merokok
BalasHapussemoga dengan artikel ini dapat menyadarkan teman-temanku yang merokok
BalasHapus